Kamis, 03 Januari 2013

Dampak Kenaikan UMP pada Pengusaha

Kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) masih menjadi keresahan pelaku usaha tahun depan, mereka ancam tutup pabrik jika UMP tak ditangguhkan. Kenaikan UMP 2013 memang cukup signifikan, rata-rata mencapai 40-70% di kota-kota besar Indonesia.

Dari sebanyak 1.312 perusahaan yang mengancam akan tutup, wilayah Jawa Barat adalah provinsi yang paling banyak mencakup 384 perusahaan. Sedangkan DKI Jakarta menyusul di tempat kedua sebanyak 378 perusahaan. Estimasi dampak dari penutupan perusahaan ini adalah banyaknya pekerja yang di PHK mencapai 976.328 pekerja.

Dengan kenaikan labour cost menjadi 32 persen tersebut, sektor industri manufaktur di Indonesia dinilai sudah tidak kompetitif lagi untuk bersaing di pasar global maupun pasar dalam negeri yang kini juga sudah dikuasai produk-produk impor murah asal China. 

Dengan kondisi seperti ini biaya produksi di Indonesia menjadi yang paling mahal di ASEAN. Jika persoalan biaya produksi ini tidak segera dibenahi.

Indonesia bisa kehilangan banyak investasi karena daya saing industri kita sudah sangat tidak kompetitif di ASEAN


Tidak ada komentar:

Posting Komentar