Jumat, 04 Januari 2013

Pengaruh game online terhadap anak

Pesatnya perkembangan teknologi informasi membuat game online bukan lagi menjadi barang asing. Bukan hanya bagi orang dewasa, tetapi juga bagi anak-anak. Dengan menjamurnya warung internet (warnet) hingga ke pelosok, permainan dunia maya ini juga merambah hingga ke pedesaan. Tak hanya lewat Warnet, game online pun kini gampang didapat lewat gadget atau ponsel.
Jika si anak ketagihan sebuah game online, itu sudah pasti berdampak negatif.  Apalagi jika anak itu memainkanya di warnet yang otomatis tanpa pengawasan. Selain menghamburkan uang sia-sia, mereka akan lupa waktu. Anak yang kecanduan ini terkadang lebih memilih untuk tidak sekolah (bolos) hanya untuk bermain game online.

Game online bisa membuat mereka lupa  waktu untuk makan, belajar, beribadah, waktu untuk pulang ,dan lainnya. Terlalu sering berhadapan dengan monitor secara mata telanjang juga dapat menimbulkan kerusakan pada mata sang anak. 

Permasalahan selalu timbul ketika sesuatu itu dilakukan berlebihan. Dalam hal ini, berlebihan bisa diasumsikan sebagai pengaturan waktu yang kurang baik dari anak-anak. Banyak anak-anak yang ketagihan dengan hal ini dan menjadi melupakan belajarnya. Seharusnya hal ini lebih diperhatikan lagi karena jika tidak disesuaikan dengan waktu belajar maka prestasi belajarnya pun akan terus menurun.
Selain itu, hal ini akan mempengaruhi kehidupan mereka di kemudian hari jika fenomena ini tidak segera dibenahi. Untuk itulah kami berusaha mengangkat tema ini agar dapt menemukan jawaban dan solusi yang tepat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar